Sematkan Makna Filosofis Semar Kuning,
Seluruh Aparatur PA Tolitoli Ikuti Nonton Bersama Pagelaran Wayang Kulit HUT MA-RI Ke-81

Tolitoli – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Mahkamah Agung Republik Indonesia yang ke-81, Pengadilan Agama (PA) Tolitoli menggelar kegiatan Nonton Bersama (Nobar) Pagelaran Wayang Kulit secara live streaming langsung melalui kanal YouTube Mahkamah Agung RI. Acara yang diselenggarakan pada Jumat malam (21/08/2026) ini berlangsung khidmat, hangat, dan penuh kebersamaan di Ruang Aula PA Tolitoli.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh aparatur Pengadilan Agama Tolitoli, mulai dari Ketua, jajaran Pimpinan, Hakim, Pejabat Struktural maupun Fungsional, serta seluruh Staf Pelaksana Pengadilan Agama Tolitoli. Dengan mengenakan pakaian kemeja/batik sesuai dengan arahan Surat Undangan Sekretaris Mahkamah Agung RI, seluruh warga peradilan PA Tolitoli tampak antusias menyaksikan pertunjukan seni budaya adiluhung Nusantara tersebut.

Pagelaran wayang kulit yang mengusung konsep spektakuler 1 Layar 3 Dalang ini membawakan lakon bertajuk "Semar Kuning". Pilihan lakon ini tidak hanya menyajikan hiburan seni, tetapi juga membawakan pesan filosofis, kepemimpinan, dan spiritual yang sangat mendalam bagi segenap aparatur peradilan:
- Simbol Kepemimpinan Pengayom dan Rendah Hati
Semar (Jatmadipura) merupakan simbol rakyat kecil sekaligus penasihat para ksatria. Kemunculan wujud "Semar Kuning" melambangkan kejayaan, kemuliaan, dan kebijaksanaan yang berakar pada kesederhanaan. Bagi usia ke-81 Mahkamah Agung RI, hal ini menegaskan pentingnya kepemimpinan yang merakyat, bijaksana, serta mengutamakan kesejahteraan dan pelayanan bagi masyarakat pencari keadilan.
- Penolak Bala dan Pemulihan Keadaan
Dalam tradisi pakeliran, lakon ini sering difungsikan sebagai tradisi ruwatan (penolak bala). Tokoh Semar Kuning turun untuk menyelesaikan kekacauan (gara-gara), mengembalikan keharmonisan, serta memulihkan ketentraman. Ini sejalan dengan peran institusi peradilan dalam menegakkan hukum serta menghadirkan kedamaian dan keadilan di tengah masyarakat.
- Pencapaian Kematangan dan Kebijaksanaan (Usia ke-81)
Angka 81 melambangkan usia institusi yang sangat matang, sedangkan warna kuning identik dengan keemasan dan pencerahan spiritual. Lakon ini menjadi simbol wujud rasa syukur atas perjalanan panjang Mahkamah Agung RI, sekaligus doa harapan agar badan peradilan senantiasa diberi keagungan, keberkahan, dan kedamaian di masa depan.
Melalui momentum peringatan HUT MA-RI ke-81 ini, diharapkan seluruh aparatur Pengadilan Agama Tolitoli dapat menyerap dan mengimplementasikan nilai-nilai kesederhanaan, pengayoman, integritas, dan kearifan Semar Kuning dalam memberikan pelayanan hukum yang berkeadilan, transparan, dan akuntabel kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tolitoli.
Tegakkan keadilan, tingkatkan pelayanan! PA Tolitoli Kompak! (Tim Media PA Tolitoli)
