Pengadilan Agama Tolitoli Ikuti Monitoring dan Evaluasi Kinerja KINSATKER Triwulan I Tahun 2026

Tolitoli, 24 Juni 2026 – Pengadilan Agama Tolitoli mengikuti kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kinerja KINSATKER Triwulan I Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Palu pada Rabu, 24 Juni 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting dan diikuti oleh seluruh satuan kerja Pengadilan Agama yang berada di wilayah hukum Pengadilan Tinggi Agama Palu.
Kegiatan monitoring dan evaluasi ini merupakan bagian dari upaya Pengadilan Tinggi Agama Palu dalam melakukan pembinaan, pengawasan, serta pengendalian terhadap pelaksanaan program dan capaian kinerja seluruh satuan kerja di bawahnya. Melalui kegiatan ini, setiap satuan kerja diberikan kesempatan untuk memaparkan hasil capaian kinerja yang telah diraih selama Triwulan I Tahun 2026, sekaligus menyampaikan berbagai kendala dan hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi peradilan.
Bertempat di ruang media center Pengadilan Agama Tolitoli, kegiatan tersebut diikuti oleh pimpinan, pejabat struktural dan fungsional, serta aparatur yang terkait dengan pengelolaan kinerja dan pelaporan. Seluruh peserta mengikuti jalannya kegiatan dengan penuh perhatian mengingat pentingnya evaluasi kinerja sebagai salah satu instrumen dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mewujudkan tata kelola peradilan yang modern, transparan, dan akuntabel.
Dalam arahannya, tim dari Pengadilan Tinggi Agama Palu menekankan bahwa monitoring dan evaluasi bukan semata-mata untuk menilai hasil yang telah dicapai oleh satuan kerja, melainkan juga untuk mengidentifikasi berbagai faktor yang memengaruhi pencapaian target kinerja. Oleh karena itu, setiap satuan kerja diminta untuk menyampaikan data dan informasi secara objektif, termasuk berbagai kendala yang menyebabkan capaian kinerja belum dapat terlaksana secara maksimal sesuai target yang telah ditetapkan.
Pembahasan dalam kegiatan tersebut berfokus pada berbagai indikator kinerja utama yang menjadi tolok ukur keberhasilan satuan kerja selama Triwulan I Tahun 2026. Di antaranya meliputi capaian penyelesaian perkara, ketepatan waktu publikasi putusan, pelaksanaan administrasi perkara berbasis elektronik, pengelolaan anggaran, pelayanan publik, pembangunan zona integritas, hingga implementasi program prioritas Mahkamah Agung Republik Indonesia.
Setiap satuan kerja diberikan kesempatan untuk menyampaikan capaian yang telah diraih serta menjelaskan hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Beberapa kendala yang menjadi perhatian dalam diskusi antara lain keterbatasan sumber daya manusia, peningkatan beban kerja, kendala teknis dalam penggunaan aplikasi pendukung kinerja, serta berbagai faktor eksternal yang memengaruhi pelaksanaan tugas pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan.
Melalui forum ini, Pengadilan Tinggi Agama Palu juga memberikan berbagai masukan, arahan, dan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi oleh satuan kerja. Dengan adanya komunikasi dua arah yang konstruktif, diharapkan setiap hambatan dapat segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti sehingga target kinerja pada triwulan berikutnya dapat tercapai dengan lebih optimal.
Bagi Pengadilan Agama Tolitoli, kegiatan monitoring dan evaluasi ini menjadi momentum penting untuk melakukan refleksi terhadap pelaksanaan program kerja yang telah berjalan selama tiga bulan pertama tahun 2026. Selain itu, hasil evaluasi yang diperoleh akan menjadi bahan perbaikan dan penyusunan strategi guna meningkatkan kualitas kinerja organisasi, baik dalam bidang teknis yudisial maupun administrasi peradilan.
Partisipasi aktif Pengadilan Agama Tolitoli dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi Kinerja KINSATKER Triwulan I Tahun 2026 menunjukkan komitmen yang kuat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta mewujudkan peradilan yang profesional, modern, dan berintegritas. Dengan adanya evaluasi yang berkelanjutan, diharapkan seluruh aparatur Pengadilan Agama Tolitoli dapat semakin termotivasi untuk memberikan kinerja terbaik demi tercapainya visi Mahkamah Agung Republik Indonesia, yaitu terwujudnya badan peradilan Indonesia yang agung.
Kegiatan monitoring dan evaluasi berlangsung dengan lancar dan interaktif hingga selesai. Seluruh peserta diharapkan dapat menindaklanjuti hasil evaluasi yang telah disampaikan sebagai bagian dari upaya peningkatan kinerja satuan kerja pada triwulan-triwulan berikutnya, sehingga target kinerja tahun 2026 dapat tercapai secara maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pencari keadilan.

